Peningkatan Kapasitas Petani Cabai melalui Farmers Field School
Abstract
This community service program was conducted in Galudra Village, Cugenang District, Cianjur Regency, West Java Province, Indonesia, as part of the Bertani untuk Negeri (Farming for the Nation) Batch 9 Program organized by the Edufarmers International Foundation. The program targeted nine smallholder chili farmers who encountered several cultivation-related challenges, including limited knowledge of Good Agricultural Practices (GAP), heavy dependence on synthetic pesticides, minimal utilization of biofertilizers and botanical pesticides, and inadequate technical assistance in farm management. These constraints contributed to suboptimal productivity, increased production costs, and limited adoption of sustainable agricultural practices. This community service initiative aimed to enhance farmers' knowledge and technical capacity in implementing GAP through a participatory Farmers Field School (FFS) approach. The implementation methods consisted of baseline field observations, identification of farmers' needs, regular field monitoring, four FFS sessions, establishment of demonstration and mini-demonstration plots, practical training on the production of Plant Growth-Promoting Rhizobacteria (PGPR), amino acid liquid organic fertilizer, botanical pesticides, and pesticide wetting agents, followed by continuous mentoring and evaluation. The program contributed by introducing an integrated field-based extension model that combined theoretical learning with hands-on practice, thereby accelerating farmers' adoption of sustainable cultivation technologies. Furthermore, the initiative encouraged the utilization of locally available resources to produce environmentally friendly and cost-effective agricultural inputs. The results demonstrated that farmers improved their understanding and practical skills in applying GAP principles, acquired the ability to independently produce and apply PGPR, liquid organic fertilizer, and botanical pesticides, actively participated in all FFS activities, and gradually adopted more effective, efficient, and sustainable chili cultivation practices. These findings indicate that the participatory FFS model is an effective community empowerment strategy for strengthening farmers' capacities and can be replicated in other horticultural production areas.
Downloads
References
Apriyani, D., Risanto Bahar, R., & Dwy Fitria, A. (2023). Pelatihan Budidaya Komoditas Kapulaga Sesuai Good Agricultural Practices Untuk Meningkatkan Peluang Ekspor Di Desa Kalijaya, Kabupaten Ciamis. Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat Inovatif, 2(2), 59–66. Https://Doi.Org/10.70110/Jppmi.V2i2.31
Budi Santoso, B., I Komang Damar Jaya, Jayaputra, Sudirman, & Made Sriasih. (2023). Peningkatan Kapasitas Petani Lahan Kering Kecamatan Kayangan Tentang Benih Bermutu Dan Budidaya Tanaman Di Luar Musim. Jurnal Siar Ilmuwan Tani, 4(1), 56–63. Https://Doi.Org/10.29303/Jsit.V4i1.93
Doni Sahat Tua Manalu, Aditya Wicaksono, & Agief Julio Pratama. (2025). Persepsi Petani Mitra Okiagaru Agricoop Terhadap Penerapan Good Agricultural Practices (Gap) Pada Tanaman Hortikultura Di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Agricore, 10(2), 684–696. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.24198/Agricore.V10i2.68912
Eva Rosdiana, Nurul Sjamsijah, Suwardi Suwardi, & Tri Rini Kusparwanti. (2022). Penerapan Konsep Good Agriculture Practices (Gap) Untuk Memproduksi Sayur Yang Sehat Dan Berkualitas Di Desa Panduman Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember. 5TH National Conference For Community Service (Nacosvi) Politeknik Negeri Jember, 7–12.
Irfan Habibi, & Elfarisna Elfarisna. (2018). Efisiensi Pemberian Pupuk Organik Cair Untuk Mengurangi Penggunaan Npk Terhadap Tanaman Cabai Merah Besar. Pertanian Dan Tanaman Herbal Di Indonesia, 163–172.
Kesumawati, E., Studi Agribisnis, P., Pertanian, F., Syiah Kuala, U., Banda Aceh, & Studi Agroteknologi, P. (2026). Jurnal Pengabdian Nasional (Jpn) Indonesia Pemberdayaan Petani Desa Lambadeuk Melalui Sistem Intercropping Cabai-Nilam Pada Lahan Marginal. 7(2). Https://Doi.Org/10.35870/Jpni.V7i2.1858
Kristiana, L., & Sholeh, Moh. S. (2020). Implementasi Gap (Good Agricultural Practices) Pada Petani Hortikultura Dan Strategi Pengembangannya Di Kabupaten Pamekasan. Jsep (Journal Of Social And Agricultural Economics), 13(3), 242. Https://Doi.Org/10.19184/Jsep.V13i3.17921
Maimunah, M., Miladiarsi, M., Jannah, F., Zaki, M., Yulianti, E., Rahimah, A., Fatimah, M., Raihanah, S., Ikhsan, M., Nuraini, S., Sofiya, N. A., Apriliadi, M. A., Putri, N. A., A’isy, M. F., & Mutmainah, I. (2026). Inovasi Pupuk Organik Cair Kulit Pisang Mengandung Trichoderma Sp. Untuk Meningkatkan Ketahanan Tanaman Cabai Rawit Hiyung Di Desa Sungai Hanyar. Jurnal Pengabdian Nasional (Jpn) Indonesia, 7(2), 503–515. Https://Doi.Org/10.63447/Jpni.V7i2.1795
Miftah Alfidyah. (2025). Pengaruh Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Cabai. Jurnal Budidaya Pertanian, 1(1).
Novalina, N., Wilyus, W., Neliyati, N., Asniwita, A., & Arzita, A. (2021). Optimalisasi Penggunaan Lahan Pekarangan Untuk Budidaya Seledri Dan Cabai Organik Di Desa Mendalo Darat Kecamatan Jambi Luar Kota. Logista - Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 321. Https://Doi.Org/10.25077/Logista.5.2.321-329.2021
Nurhayati, N., Permatasari, R., & Trinilasari, D. (2024). Identifikasi Penerapan Good Agriculture Practice (Gap) Dan Pergeseran Pekerjaan Perempuan Petani Pada Usahatani Cabai Rawit. Agroteksos, 34(3), 910. Https://Doi.Org/10.29303/Agroteksos.V34i3.1246
Nursyawal Nacing, Wilda Widiawati, Cennawati Cennawati, Nirma Septia Ramlan Anjas, & Suharman Suharman. (2026). Pelatihan Perbanyakan Trichoderma Sp. Dan Demonstrasi Plot Pembuatan Pupuk Trichokompos Sebagai Upaya Budidaya Cabai Cakra (Capsicum Frutescens L. Var. Cakra) Yang Ramah Lingkungan. Jurnal Dinamika Pengabdian, 11(2).
Pendapatan Warga Melalui Pelatihan Budidaya Dan Pemasaran Tanaman Cabai Di Desa Sukamukti, O., Majalaya, K., Bandung Bayu Jaka Magistra, K., Mariana, D., Komalasari, L., Dwilita Azzahara, F., Rahayu, B., & Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Di Desa Sukamukti, A. (2024). Toewijding: Jurnal Pengabdian Masyarakat. Https://Rjuwm.Id/Index.Php/Toewijding
Pengabdian Kepada Masyarakat, J., Anggraini Barus, F., Ningsih, T., Wahyuna Saragih, S., Bosar Harahap, R., Iqbal Panjaitan, M., Al Reffy, M., Syahputri, A., & Ferawaty Naibaho, F. (N.D.). Dedikasi Pembuatan Briket Arang Dari Tempurung Kelapa Sebagai Alternatif Bahan Bakar Di Desa Danau Sijabut Kabupaten Asahan Manufacturing Charcoal Briket From Coconut Shells As An Alternative Fuel In Lake Sijabut Village Asahan District. Retrieved Https://Doi.Org/Xix.Xxxx
Setiawati, W., Muharam, A., Susanto, A., Boes, E., Abdi Hudayya, Dan, Penelitian Tanaman Sayuran, B., Tangkuban Parahu No, J., Barat, B., Barat, J., Besar Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian, B., Tentara Pelajar Cimanggu, J., Ilmu Pengetahuan Indonesia, L., & Cisitu, J. (N.D.). Indonesia 16124 3) Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Vol. 21, Number 10).
Sri Wahyuna Saragih, Rahimah, Friska Anggraini Barus, & Busrizal Faisal. (2024). Pemanfaatan Limbah Tempurung Kelapa Menjadi Briket Arang Di Desa Ujung Rambe, Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang. Bhakti, 3(2).
Suherman, L. Z., Silvia, D., Isna, D., Saprudin, W., Mukhlis, M. A., Wahyuni, Y., Rafiqah, S., Lubis, A., Nizar, M., Nasution, H., Mardhatillah, S., Nurul, M., Zalizar, L., Sutanto, A., Bambang, W. P., & Ariadi, Y. (N.D.). Pemberdayaan Komunitas Berkelanjutan: Inovasi Pertanian Dan Lingkungan Untuk Kesejahteraan Masyarakat Editor.
Wahdah, R., Nugraha, M. I., Saputra, R. A., Komalasari, N., Santoso, U., & Khairunnisa, A. J. (2024). Optimalisasi Penggunaan Pupuk Organik Dan Pestisida Dari Asap Cair Tkks Pada Budidaya Tanaman Hortikultura Desa Liang Anggang Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut. Darmabakti : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(02), 237–244. Https://Doi.Org/10.31102/Darmabakti.2024.5.02.237-244
Wulantika, T., Sondang, Y., & Hardaningsih, W. (2025). Inovasi Pupuk Organik Kohea+Mf Berbasis Sumber Daya Lokal Untuk Pemberdayaan Petani Penangkar Benih Cabai. Sarwahita, 22(03), 291–304. Https://Doi.Org/10.21009/Sarwahita.223.4
Bila bermanfaat silahkan share artikel ini
Berikan Komentar Anda terhadap artikel Peningkatan Kapasitas Petani Cabai melalui Farmers Field School
Pages: 1-9
Copyright (c) 2026 Friska Anggraini Barus, Intan Pulungan, Muhammad Yusuf Dibisono, Marzuti Isra, Nurkhotimah Sinaga, Atia Abel Pratiwi, Purjianto Purjianto, Mardiah Mardiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).
















