Pengaruh Beban Kerja, Skeptisme Profesional, dan Pengalaman Auditor dalam Mendeteksi Kecurangan dengan Pelatihan Audit Kecurangan sebagai Variabel Moderasi
Abstract
The purpose of this study is to see how workload, professional skepticism, and audit experience affect the auditor's ability to detect fraud, with fraud audit training as a moderating variable. This research was conducted at a Public Accounting Firm (KAP) in the Jakarta area. This study uses primary data obtained directly through a questionnaire. Multiple linear regression was used as the analytical method. The results showed that Professional Skepticism and Audit Experience had a significant effect on the Auditor's Ability to Detect Fraud, but Workload had no significant effect. Workload, Professional Skepticism, and Audit Experience all have a significant impact on the auditor's ability to detect fraud simultaneously. Fraud Audit Training also proved ineffective in moderating the relationship between Professional Skepticism and Auditor Ability to Detect Fraud, but proved effective in moderating the relationship between Workload and Audit Experience on Auditor Ability to Detect Fraud..
Downloads
References
Ali, M. (2021). Pengaruh Independensi, Pengalaman Audit, dan Skeptisme Terhadap Kemampuan Auditor Mendeteksi Fraud (Studi pada Inspektorat Kota Tidore Kepulauan). 6(1), 173–183.
Arsendy, M. T., Anugerah, R., & Diyanto, V. (2017). Pengaruh Pengalaman Audit, Skeptisme Profesional, Red Flags, dan Tekanan Anggaran Waktu terhadap Kemampuan Auditor dalam Mendeteksi Kecurangan (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di DKI Jakarta). Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Riau, 4(1), 1096–1107.
Dandi, V., Kamaliah, K., & Safitri, D. (2017). Pengaruh Beban Kerja, Pelatihan dan Tekanan Waktu terhadap Kemampuan Auditor dalam Mendeteksi Kecurangan (Studi Empiris BPK RI Perwakilan Provinsi Riau). Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Riau, 4(1), 911–925.
Gizta, A. D. (2019). Pengaruh Red Flag Dan Pelatihan Terhadap Kemampuan Auditor Mendeteksi Fraud Dengan Skeptisisme Profesional Sebagai Variabel Intervening. Cash, 3(2), 11–22.
Hartomo, G. (2019). Kronologi Kasus Laporan Keuangan Garuda Indonesia hingga Kena Sanksi. Okezone. https://economy.okezone.com/read/2019/06/28/320/2072245/kronologi-kasus-laporan-keuangan-garuda-indonesia-hingga-kena-sanksi
Hayes R, P. W., & Gortemaker, H. (2017). Prinsip-Prinsip Pengendalian (3rd ed.). Salemba Empat.
Kusuma, L. M., Ahmar, N., & Mulyadi, J. (2021). Pengaruh Profesionalisme, Kompetensi, Peran Whistleblower dan Pengalaman terhadap Kemampuan Auditor dalam Mendeteksi Kecurangan pada Kementerian Ketenagakerjaan RI. Jurnal Ilmiah Maksitek, 6(4), 84–91.
Kusumawaty, M., & Betri, B. (2019). Pengaruh Pengalaman Audit, Beban Kerja, Task Specific Knowledge, Tipe Kepribadian Terhadap Pendeteksian Kecurangan Laporan Keuangan (Studi Kasus Kantor Akuntan Publik Kota Palembang). BALANCE : Jurnal Akuntansi Dan Bisnis, 4(1), 537–541.
Laitupa, M. F., & Hehanussa, H. (2020). engaruh Pengalaman Kerja, Skeptisme Profesional dan Tekanan Waktu Terhadap Kemampuan Auditor dalam Mendeteksi Kecurangan (Studi pada BPKP- RI Perwakilan Provinsi Maluku). Jurnal Akuntansi, 6(1), 1–22.
Larasati, D., & Puspitasari, W. (2019). Pengaruh Pengalaman, Independensi, Skeptisisme Profesional Auditor, Penerapan Etika, dan Beban Kerja Terhadap Kemampuan Auditor dalam Mendeteksi Kecurangan. Journal of Accounting, 8(3), 1829–1834.
Mariyana, A. B., Simorangkir, P., & Putra, A. M. (2021). Pengaruh Pengalaman Auditor, Independensi, dan Beban Kerja Terhadap Kemampuan Auditor dalam Mendeteksi Fraud. BIEMA, 2, 766–780.
Najmuddin, A. B Pamungkas, I. D. (2021). Pengaruh Independensi, Pengalaman, Penerapan Akuntansi Forensik dan Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK) Terhadap Efektivitas Pelaksanaan Audit Investigatif dalam Mendeteksi Kecurangan (Studi Kasus pada BPKP Jawa Tengah. SENDIU, 220–228.
Peuranda, J. H., Hasan, A., & Silfi, A. (2019). Pengaruh independensi , Kompetensi dan Skeptisme Profesional Terhadap Kemampuan Auditor dalam Mendeteksi Kecurangan dengan Pelatihan Audit Kecurangan Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Ekonomi, 27(1), 1–13.
Primasatya, A. M., Kalangi, L., Gamaliel, H., & Studi, P. (2022). Pengaruh Moral Reasoning, Pengalaman Kerja dan Beban Kerja Terhadap Kemampuan Auditor dalam Mendeteksi Kecurangan (Studi pada Auditor di Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo. Journal Ekonomi, 13(15).
Putri, K. M. D., Wirama, D. G., & Sudana, I. P. (2017). Pengaruh Fraud Audit Training, Skeptisisme Profesional, dan Audit Tenure pada Kemampuan Auditor dalam Mendeteksi Kecurangan. E-Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Universitas Udayana, 11(1), 3795–3801.
Rahayu, S. K., & Ely, S. (2013). Auditing: Konsep Dasar dan Pedoman Pemeriksaan Akuntan Publik. Graha Ilmu.
Rozalena, A., & Dewi, S. K. (2016). Panduan Praktis Menyusun Pengembangan Karir dan Pelatihan Karyawan. Raih Asa Sukses.
Sari, Y. ., & Helmayunita, N. (2018). Pengaruh Beban Kerja, Pengalaman, dan Skeptisme Profesional Terhadap Kemampuan Auditor Dalam Mendeteksi Kecurangan (Studi Empiris pada BPK RI Perwakilan Propinsi Sumatera Barat). Wahana Riset Akuntansi, 6(1).
Sunyoto, D. (2012). Sumber Daya Manusia. CAPS Yogyakarta.
Tuanakotta, T. M. (2012). Akuntansi Forensi dan Audit Investigatif (2nd ed.). Salemba Empat.
Bila bermanfaat silahkan share artikel ini
Berikan Komentar Anda terhadap artikel Pengaruh Beban Kerja, Skeptisme Profesional, dan Pengalaman Auditor dalam Mendeteksi Kecurangan dengan Pelatihan Audit Kecurangan sebagai Variabel Moderasi
Pages: 342-349
Copyright (c) 2022 Harry Budiantoro, Meilisa Nurrahmah, Kanaya Lapae

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).


















