Implementasi Metode Chinese Remainder Theorem Untuk Menyisipkan Citra Digital Kedalam File Video
Abstract
Hal yang paling penting pada media teknologi saat ini adalah keamanan data atau informasi. Citra digital adalah salah satunya data yang visual yang banyak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Oleh karean itu dibutuhkan suatu wadah tempat citra digital tersebut disisipkan agar dapat terhindar dari orang yang akan menyalahgunakan citra tersebut. Seni untuk dapat menyisipkan data atau informasi ke dalam suatu media penampung seperti gambar, video, audio, dan teks adalah teknik steganografi yang akan membuat orang yang melihat atau menerima data atau informasi tidak menyadari ada informasi penting di dalamnya. Oleh karena itu diperlukan perangkat lunak untuk menyisipkan sebuah informasi penting yaitu citra digital ke dalam wadah penampung yaitu file video. Pemilihan file video sebagai wadah penampung dalam penyisipan citra membutuhkan metode yang tepat. Metode yang digunakan dalam proses penyisipan adalah chinese remainder theorem. Meningkatkan keamanan serta kompleksitas komputasi rendah adlah keuntungan dari metode chinese remaninder theorem
Bila bermanfaat silahkan share artikel ini
Berikan Komentar Anda terhadap artikel Implementasi Metode Chinese Remainder Theorem Untuk Menyisipkan Citra Digital Kedalam File Video
Pages: 67-72
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).











