Teknik Keamanan Multimedia Menerapkan Metode Least Significant Bit Untuk Watermarking Citra Digital
Abstract
Perkembangan konten digital telah membawa peluang baru bagi kejahatan klasik di bidang teknologi informasi, yaitu pembajakan. Konten-konten yang seharusnya menjadi property legal dari produsen dan secara legal dimiliki oleh orang tertentu, bisa dengan mudah disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab termasuk pada SDS Bina Satria Mulia Medan. Digital watermarking dikembangkan sebagai salah satu jawaban untuk menentukan keabsahan pencipta atau pendistribusi suatu data digital dan integritas suatu data digital. Teknik watermarking bekerja dengan menyisipkan sedikit informasi yang menunjukkan kepemilikan, tujuan atau data lain, pada media digital tanpa mempengaruhi kualitasnya. Jadi pada citra digital, mata tidak bisa membedakan apakah citra tersebut disisipi watermark atau tidak. Metode yang digunakan untuk watermarking citra digital adalah metode LSB (Least Significant Bit) yaitu dengan menyisipkan sebuah kode pada citra yang akan dilindungi namun tidak merubah substansi dari citra tersebut. Kode unik inilah yang akan menjadi tanda atau mark pada sebuah citra. Dengan adanya kode tersebut dapat diketahui keaslian sebuah citra. Klaim terhadap keaslian citra dapat dibuktikan dengan adanya kode unik yang tertanam pada citra tersebut.
References
P. Lumbanraja, “Watermarking Pada Citra Digital Menggunakan Kombinasi Pixel Value Indicator Dan Metode Most Significant Bit,” Jurnal METHODIKA, vol. 5, no. 1, 2019.
K. Kurniawan, I. A. Siradjuddin, and A. Muntasa, “Keamanan Citra Dengan Watermarking Menggunakan Pengembangan Algoritma Least Significant Bit,” Jurnal Informatika, vol. 13, no. 1, Feb. 2016, doi: 10.9744/informatika.13.1.9-14.
Widiyono, Ari Putra Wibowo, And Arief Soma Darmawan, “Teknik Watermarking Menggunakan Metode Least Significant Bit Pada Citra Untuk Perlindungan Hak Cipta,” vol. 6, no. 1, 2021.
A. W. Laksono, S. Suhada, and A. Zakaria, “Implementasi Metode Least Significant Bit (Lsb) Dalam Teknik Steganografi Pada Citra Digital Menggunakan Matlab,” vol. 4, no. 1, 2024.
A. Putra Wibowo, A. Soma Darmawan, and S. Widya Pratama, Watermarking Technique Using Least Significant Bit Method On Batik Motif Image.
E. R. Apriyani, “Teknik Steganografi Pesan Teks Menggunakan Metode Least Significant Bit dan Algoritma Linear Congruential Generator (Text Message Steganography Using Least Significant Bit Method and Linear Congruential Generator Algorithm),” 2016.
A. Fadlika Satria, R. Ibnu Adam, and Carudin, “Analisis Digital Watermarking untuk Otentikasi pada Citra Manipulasi Menggunakan Metode Least Significant Bit,” Edumatic: Jurnal Pendidikan Informatika, vol. 5, no. 2, pp. 204–213, 2021, doi: 10.29408/edumatic.v5i2.3901.
L. A. Sutisna, “Implementasi Digital Watermarking Menggunakan Metode LSB (Least Significant Bit) untuk Menyisipkan Teks dan Gambar ke Dalam Karya Digital”, doi: 10.13140/RG.2.2.18938.21446.
T. B. Harjo, M. Kapriati, and D. A. Susanto, “Aplikasi Steganografi Menggunakan LSB (Least Significant Bit) dan Enkripsi Triple Des Menggunakan Bahasa Pemrograman C#,” JURNAL SISFOTEK GLOBAL, vol. 6, no. 1, Mar. 2016.
H. Yuni, A. Sinaga, and L. Sitorus, “Pengamanan File Citra Digital Dengan Menggunakan Metode Least Significant Bit Dan End Of File,” 2017.
J. Rosmiyati and T. Matius Surya Mulyana, “Watermark Gabungan Steganografi dan Visible Watermarking,” 2018. [Online]. Available: https://journal.ubm.ac.id/index.php/alu
Yenni Iskandar, Buku Ajar Pengantar Aplikasi Komputer, 1st ed., vol. 1. Yogyakarta: Deepublish, 2018.
Andono Pulung Nurtantio, Sutojo T, and Muljono, Pengolahan Citra Digital, 1st ed., vol. 1. Yogyakarta: ANDI OFFSET, 2017.
P. Lumbanraja, “Watermarking Pada Citra Digital Menggunakan Kombinasi Pixel Value Indicator Dan Metode Most Significant Bit,” Jurnal METHODIKA, vol. 5, no. 1, 2019.
A. Suheryadi, “Penerapan Digital Watermark Sebagai Validasi Keabsahan Gambar Digital Dengan Skema Blind Watermark,” Jurnal Teknologi Terapan |, vol. 3, no. 2, 2017.
S. Wahyuningsih, T. V. D. Pandex, and V. Stefanny, “Implementasi Visible Watermarking Dan Steganografi Least Significant Bit Pada File Citra Digital,” 2016.
Susanto Ajib, Sari Christy Atika, Setiadi De Rosal Ign. Moses, and Rachmawanto Eko Hari, “UJI PERFORMA WATERMARKING 256x256 CITRA KEABUAN DENGAN LEAST SIGNIFICANT BIT,” SNATIF, vol. 4, 2017.
F. Masykur, “Implementasi Watermarking Metode LSB Pada Citra Guna Perlindungan Karya Cipta,” Online, 2016.
L. Ali Fitriani, “Analisa Keamanan Data Teks Dengan Menerapkan Kriptografi RSA dan Steganografi LSB,” Journal of Computer System and Informatics (JoSYC), vol. 1, no. 2, 2020.
S. Rasita Febriani and D. Cita Irawati, “Implementasi Digital Watermarking Pada Citra Menggunakan Metode Least Significant Bit,” 2016.
Bila bermanfaat silahkan share artikel ini
Berikan Komentar Anda terhadap artikel Teknik Keamanan Multimedia Menerapkan Metode Least Significant Bit Untuk Watermarking Citra Digital
Pages: 139 - 149
Copyright (c) 2025 Bister Purba, Yulia Agustina Dalimunthe, Ulfa Hasnita, Azanuddin Azanuddin, Purwa Hasan Putra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).


