Analisa Perbandingan Metode Moora Dan Waspas Berbasis Pembobotan Entropy Dalam Pemilihan Housekeeping Terbaik
Abstract
Semakin banyaknya jumlah karyawan di Hotel terutama bagian housekeeping maka keanekaragaman karyawan juga semakin kompleks sehingga sulit untuk memilih karyawan housekeeping terbaik. Selama ini pemilihan housekeeping terbaik diputuskan oleh seorang manajer melalui pemilihan terhadap housekeeping secara langsung tanpa ada penilaian berdasarkan nilai. Terkadang pemilihan yang didilakukan cenderung bersifat subjektif sehingga sering terjadi kesalahpahaman antar sesama housekeeping. Selain itu, waktu yang diperlukan untuk mengambil keputusan tersebut kurang efektif. Oleh sebab itu, perlu adanya suatu Analisa Perbandingan, sehingga dapat mempersingkat waktu penyeleksian serta meningkatkan kualitas dalam menentukan karyawan terbaik. Analisa perbandingan pemilihan karyawan housekeeping terbaik menggunakan metode Moora dan Waspas berbasis pembobotan Entropy berdasarkan kriteria dan bobot yang telah ditentukan. Kriteria tersebut adalah kerapian, kebersihan, tata krama, kedisiplinan dan kerja sama. Moora dan Waspas berbasis pembobotan Entropy dipilih karena mampu menyeksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif. Penelitian ini dilakukan dengan mencari bobot pada setiap ktiteria, kemudian dilakukan perangkingan untuk menentukan karyawan housekeeping terbaik di Hotel dengan hasil perbandingan metode Moora dan Waspas. Dirancangnya aplikasi sistem pendukung keputusan pemilihan Housekeeping terbaik dengan menggunakan tools Microsoft Visual Studio 2008 dan database Microsoft MySQL.
References
Tata Sutabri, Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta: CV. ANDI OFFSET, 2012.
M. K. Dr. Kusrini, Konsep dan Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan. Yogyakarta: CV. ANDI OFFSET, 2007.
M. luh Made Yulyantri, S.Kom, M.Pd dan IGKG Puritan Wijaya ADH S.Kom., Manajemen Model pada Sistem Pendukung Keputusan. Yogyakarta: CV. ANDI OFFSET, 2019.
M. S. Ade Septi Rezeki Anggreani Binjori, Hotni Rotua Br Hutapea, “Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Handphone Bekas Terbaik Menggunakan Metode Multi-Objective Optimization on The Basis of Ratio Analysis (MOORA),” J. Ris. Komput. (JURIKOM), vol. 5, no. ISSN 2407- 389X (Media Cetak), p. 2, 2018.
S. Barus, V. M. Sitorus, D. Napitupulu, Mesran, and Supiyandi, “Sistem Pendukung Keputusan Pengangkatan Guru Tetap Menerapkan Metode Weight Aggregated Sum Product Assesment (WASPAS),” ISSN 2614-5278 (media cetak), vol. 2, pp. 10–15, 2018.
and R. E. K. D. Maisari, D. Andreswwari, “No TitleIMPLEMENTASI METODE TOPSIS DENGAN PEEMBOBOTAN ENTROPY UNTUK PENENTUAN CALON PENERIMA BANTUAN SISWA MISKIN (BSM) APBD KOTA BENGKULU (Studi Kasus: SMAN 8 Kota Bengkulu),” J. Rekursif, vol. 5, no. 2303–0755, p. 16, 2017.
Emmita Devi Hari Putri and F. Wicaksono, “Peranan Housekeeping Dalam Meningkatkan Kenyamanan Tamu Di The Sahid Rich Yogyakarta,” J. Khasanah Ilmu, vol. 6 No 2, no. ISSN : 2087-0086, p. 48, 2015.
S. W. Rizal Kurniansah, “PERSEPSI MAHASISWA JURUSAN PERHOTELAN SEKOLAH TINGGI PARIWISATA MATARAM TERHADAP HOUSEKEEPING DEPARTMENT,” Sekol. Tinggi Pariwisata Mataram, vol. 1, no. ISSN No. 1978-3787, pp. 150–151, 2018
Bila bermanfaat silahkan share artikel ini
Berikan Komentar Anda terhadap artikel Analisa Perbandingan Metode Moora Dan Waspas Berbasis Pembobotan Entropy Dalam Pemilihan Housekeeping Terbaik
Pages: 110 - 117
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).


