Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Lambung Menggunakan Metode Naïve Bayes dengan Berbasis Dominasi Klinis
Implementasi Naïve Bayes untuk Diagnosis Penyakit Lambung
Abstract
Penyakit lambung seperti gastritis, gastroesophageal reflux disease (GERD), dan dispepsia merupakan gangguan yang sering dialami masyarakat dengan karakteristik gejala yang saling mirip, sehingga menyulitkan proses diagnosis awal secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pakar yang dapat membantu mengidentifikasi jenis penyakit lambung berdasarkan gejala yang dialami pengguna. Sistem dibangun dengan memanfaatkan metode Naïve Bayes yang disesuaikan melalui pemberian penekanan pada tingkat kepentingan gejala, sehingga setiap gejala tidak dianggap memiliki pengaruh yang sama dalam proses penentuan hasil. Basis pengetahuan disusun dari 25 gejala yang diperoleh melalui kajian literatur dan validasi pakar, serta didukung oleh data rekam medis untuk membentuk dasar perhitungan. Pengujian dilakukan menggunakan 30 data uji yang telah diverifikasi oleh pakar. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengklasifikasikan 27 data dengan benar, sehingga diperoleh tingkat akurasi sebesar 90%. Ketidaksesuaian hasil terjadi pada beberapa kasus dengan kombinasi gejala yang sangat mirip antar penyakit. Secara umum, sistem mampu memberikan hasil diagnosis yang cukup mendekati dengan pertimbangan pakar serta menyajikan tingkat keyakinan untuk setiap kemungkinan penyakit. Dengan demikian, sistem ini dapat membantu mengenali kemungkinan penyakit lambung sejak awal berdasarkan gejala yang dialami.
Downloads
Bila bermanfaat silahkan share artikel ini
Berikan Komentar Anda terhadap artikel Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Lambung Menggunakan Metode Naïve Bayes dengan Berbasis Dominasi Klinis
Pages: 108-118
Copyright (c) 2026 Fatma Sari, Agus Sidiq Purnomo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).


